KETAHANAN NASIONAL DALAM KORIDOR PERSATUAN DAN KESATUAN NASIONAL INDONESIA

Nama : Loudria Sabillah
NPM  : 14816097
Kelas  : 1MA09

KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, saya panjatkan puji syukur atas kehadiannya dengan  rahmat, hidayah, dan inayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.

Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kami. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi saya sendiri maupun orang yang membacanya.

Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah saya buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Depok, 11 Juni 2017
Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN
·                     Latar Belakang Masalah
Setiap bangsa mempunyai cita-cita luhur dan indah yang ingin dicapainya. Orang mengatakan bahwa cita-cita yang ingin dicapai oleh suatu bangsa mempunyai fungsi sebagai penentu dari tujuan nasionalnya. Dalam usaha mencapai tujuan tersebut, bangsa bersangkutan menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang senantiasa perlu dihadapi ataupun ditanggulangi. Oleh karena itu, suatu bangsa harus mempunyai kemampuan, kekuatan, ketangguhan dan keuletan.

Bangsa Indonesia telah memiliki suatu pandangan hidup yaitu Pancasila. Dimana keaneka ragaman bukan merupakan suatu perbedaan untuk dipertentangkan, melainkan perbedaan itu justru merupakan unsur daya penarik kearah suatu kerjasama dan kesatuan dalam suatu sinergi yang positif.

·      Rumusan Masalah
1.    Ketahanan Nasional dalam koridor persatuan dan kesatuan Nasional Indonesia
2.    Ketahanan Nasional dalam bidang Social budaya
3.    apakah pengaruh sosial budaya pada ketahanan nasional?

·       Tujuan Penulisan Makalah
1.    Memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
2.    Menjelaskan ketahanan nasional dalam koridor persatuan dan kesatuan Nasional Indonesia
3.    Menjelaskan ketahanan nasional dalam bidang social budaya

BAB II
PEMBAHASAN

A.                Ketahanan Nasional dalam koridor persatuan dan kesatuan Nasional Indonesia
Ketahanan nasional adalah  suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Ketahanan nasional diperlukan dalam rangka menjamin eksistensi bangsa dan negara dari segala gangguan baik yang datangnya dari dalam maupun dari dalam negeri.

Tujuan dan Fungsi Ketahanan Nasional
Ø    Tujuan : 
Ketahanan nasional diperlukan untuk menunjang keberhasilan tugas pokok pemerintahan, seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteran dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasi diri.

Ø    Fungsi :
- Daya tangkal
- Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan
­- Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak, dan cara kerja intersektor, antarsektor, dan multidisipliner.

 Ada tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional yaitu :
1. Ketahanan nasional sebagai kondisi,
2.Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan
3. Ketahanan nasional sebagai doktrin.

B.                 Ketahanan nasional dalam bidang social budaya
Kebudayaan merupakan gambaran seluruh cara hidup yang melembaga dalam suatu masyarakat yang manifetasinya tampak dalam tingkah laku dan tingkah laku tersebut dapat dipelajari. Dengan demikian ketahanan nasional sosial budaya dibentuk oleh kekuatan kebudayaan tertentu upaya untuk meningkatkan kualitasnya.

 Budaya identik dengan ciri khas suatu negara. Negara Indonesia memiliki banyak ragam corak budaya. Wujud ketahanan sosial budaya bangsa yang dijiwai kepribadian nasional, yang mengandung kemampuan membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME, bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju.

Pengaruh sosial budaya pada ketahanan nasional meliputi bidang :
-      Sosial : Pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, solidaritas yang merupakan unsur pemersatu
-      Budaya : Sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia dengan cipta rasa dan karsa yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama serta merupakan kekuatan pendukung penggerak kehidupan.                      


BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Ketahanan nasional harus dibangun terus – menerus dalam upaya mempertahankan kehidupan berbangsa. Dengan adanya tekad bersama, membuat bangsa Indonesia bersatu untuk membela negaranya agar kehidupan bangsa Indonesia sejahtera, aman, dll. Dengan demikian, pandangan hidup Pancasila bagi bangsa Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika harus merupakan asas pemersatu bangsa sehingga tidak boleh menghilangkan keanekaragaman. Dan sebagai warga negara indonesia kita harus mencintai negara kita dengan cara mempertahankan nasional agar tidak terkena ancaman dr pihak lain.

Saran
·      Sebagai generasi muda kita tetap mempertahankan semangat nasionalisme yang berlandaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
·      sebagai pemuda indonesia kita harus banyak belajar untuk lebih menghargai dan melestarikan budaya indonesia tersebut.
·      Pengembangan pembinaan semangat nasionalisme lebih ditingkatkan lagi agar tidak adanya semangat separatisme.

DAFTAR PUSTAKA






Comments

Popular posts from this blog

No Entri