Posts

Showing posts from June, 2016
Rindu ini kian membara, namun hati kian menepi Waktu yang telah terlewati kian semakin singkat Membawa memori kenangan indah dan pedihnya hidup Rasa ini hadir namun tiada arti Cinta ini mengalir, namun harus menyurut Sang putri kini bosan dengan penat Harapan kebahagiaan kini terhempas entah kemana Setiap sajak yang terukir begitu abstrak kini tergambar Aku dan kamu.... Kita yang sama-sama memiliki ego Kita yang tak akan pernah akur Kita yang tak akan pernah mau mengalah Dan kita yang saling menyalahkan Aku dan kamu, suatu cerita yang tak pernah usai Tangerang, 25 Juni 2016 Loudria sabillah
Sunyi malam ini, membuat hati menyepi Suara jangkrik begitu terdengar keras Seakan malam kian semakin menjerit Cinta yang dibangun tak akan pernah kokoh apabila tanpa kepercayaan Rasa curiga yang kau tanamkan dalam hatimu semakin membuatku merasa bosan Aku benci dengan penat, aku benci dengan penghianat, aku benci dengan keegoisan, dan aku benci kamu yang tak pernah mau terimaku untuk jadi diriku sendiri.
Image
Hello fellaws, jumpa lagi setelah sekian lama ga ngisi blog. Kenapa baru ngisi lagi? Pertama gue bener bener gaada waktu luang buat ngisi blog and then betapa pikunnya gue ternyata saking lamanya ga ngisi blog sampe sampe gue lupa password blog gue, dan kenapa hari ini gue bisa ngisi, okey jawabannya adalah ternyata selama ini blog gue masih nyangkut dan untungnya ga ke log out. Syukurlaaaa... Sebenernya banyak yg bakalan gue ceritain cuma ini belum waktunya karena gue mager... Jadi ini sebenernya cuma fyi doang wkwkwkwk. Buat para readers! Sabar sabarlah kaliann, karena kalo ada waktu luang gue akan ngeboom cerita cerita perjalan hidup gue..... See yhaaa. All the love. Lx
Image
Seandainya kamu bisa melihat kamu dari mataku, kamu akan melihat orang yang menyebalkan, yang jahil, yang cuek, tapi selalu membuatku tertawa. Seandainya kamu bisa melihat kamu dari mataku, kamu akan melihat orang yang nggak pernah mau mengalah, orang yang seenaknya saja, namun juga orang pertama yang akan bertanya, “apa aku baik-baik saja?” Seandainya kamu bisa melihat kamu dari mataku, kamu akan tahu bahwa kamulah satu-satunya. Seandainya kamu bisa melihat kamu dari mataku… Kamu akan tahu, aku sedang melihat cinta pertama.

Hari hari yang lewat

angin nyaris tak sempat menuliskan kata bagi orang yang terbunuh di jalanan sosok bayangan yang mengerang panjang seperti sekarat daun-daun. Kita tak lagi bisa berduka pada teriakan parau jalan raya kecuali igauan yang menguap ke udara dan sekarang hari seperti akan lewat tanpa keluhan. Tanpa warna merah di almanak dan upacara bendera setengah tiang di kamar kita memang selalu berdekapan menjilati seluruh perjalanan dan kenangan di bawah lampu neon pinggir jalan kutemukan diriku mengunyah kemuraman. Meraba jantung yang kian berdebar-debar