PENTINGNYA  PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PERGURUAN TINGGI



Disusun oleh :
LOUDRIA SABILLAH (14816097)

KELAS 1MA09
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
JURUSAN S1 ILMU KOMUNIKASI 
UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
        Segala puji bagi Allah yang telah memberikan saya kemudahan sehingga dapat menyelesaikan makalah PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN “Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perguruan Tinggi”. Tanpa pertolongan-Nya mungkin saya tidak akan sanggup menyelesaikannya dengan baik. Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

        Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman tentang pendidikan kewarganegaraan yang diperlukan dalam suatu harapan dapat menambah wawasan pembaca khususnya mahasiswa yang mengikuti mata kuliah “Pendidikan Kewarganegaraan”.
         Dalam proses pendalaman materi ini, saya mengucapkan terimakasih kepada Dosen Pendidikan Kewarganegaraan yaitu bapak Emil dan rekan rekan mahasiswa yang telah mendukung. saya sadari dalam pembuatan makalah ini masih terdapat kekurangan, maka dari itu saya membutuhkan kritik dan saran yang membangun.
Demikian makalah ini dibuat semoga bermanfaat.

Depok, 16 Maret  2017

Penyusun,





DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................2
DAFTAR ISI ..............................................3
BAB I PENDAHULUAN ..........................4
1.1   Latar belakang ...............................4
1.2   Rumus masalah .............................4
1.3   Tujuan Pembuatan Makalah ......4
BAB II PEMBAHASAN ...........................5
 a. Mengapa mata kuliah pendidikan kewarganegaraan masih diberikan diperguruan tinggi ?
b. Apa kaitan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dengan masalah yang terjadi di Indonesia?
BAB III PENUTUP ...................................6
  Kesimpulan ...........................................7
Daftar Pustaka ........................................7











BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
INDONESIA merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana memiliki banyak Suku Bangsa, Budaya, dan Bahasa. Indonesia juga merupakan Negara demokrasi dimana diindonesia memiliki pedoman hidup yang berupa Pancasila dan UUD 1945. Masyarakat Indonesia sendiri memiliki nilai nasionalisme dan patrionalisme dimana dapat dipelajari didalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, pendidikan Kewarganegaraan ini terus dipelajari hingga diperguruan tinggi dikarenakan pkn ini merupakan pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban warga Negara agar setiap hal yang dilakukan tidak melenceng dari yang diharapkan dan sesuai dengan cita-cita bangsa.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Mengapa mata kuliah pendidikan kewarganegaraan masih diberikan diperguruan tinggi ?
Apa kaitan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dengan masalah yang terjadi di Indonesia?

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun tujuan yang diharapkan dengan melakukan kerjasama ini adalah :
Para pembaca dapat lebih memahami arti pendidikan kewarganegaraan
Memupuk rasa peduli dan percaya diri dalam beraktifitas dilingkungan sekitar
Dengan adanya penulisan artikel tentang pendidikan kewarganegaraan maka akan menambah wawasan para pembaca dalam menyikapi kehidupan social dan kehidupan bermasyarakat.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pendidikan kewarganegaraan merupakan pembelajaran bagi individu-individu untuk mendukung dan memperkokoh kecintaan terhadap tanah air dalam berbangsa dan bernegara.

Pendidikan Kewarganegaraan diberikan di Perguruan tinggi dengan tujuan agar mahasiswa memiliki wawasan akan kesadaran berbangsa dan bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan prilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Segala hal tersebut diperlukan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap utuh dan tidak terpecah belah.

Mahasiswa adalah bibit unggul bangsa yang di mana pada masanya nanti bibit ini akan melahirkan pemimpin dunia. Karena itulah diperlukan pendidikan moral dan akademis yang akan menunjang sosok pribadi mahasiswa. Kepribadian mahasiswa akan tumbuh seiring dengan waktu dan mengalami proses pembenahan, pembekalan, penentuan, dan akhirnya pemutusan prinsip diri. Negara, masyarakat masa datang, diperlukan ilmu yang cukup untuk dapat mendukung kokohnya pendirian suatu Negara.

Pendidikan Kewarganegaraan yang baik dan benar akan menghasilkan sikap dan mental mahasiswa yang cerdas dan memiliki rasa tanggung jawab yang penuh. Selain itu perilaku mahasiswa juga akan disertai dengan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghayati nilai falsafah bangsa. Selain itu, menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan bangsa dan negaranya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dengan dihasilkannya mahasiswa yang berkompetensi dalam pendidikan kewarganegaraan, maka akan meminimalisir masalah yang kompleks dalam permasalahan kesadaran dalam pendidikan bela negara dan bangsa Indonesia akan menjadi lebih aman dan tentram.
Pasal 37 ayat (1) dan (2)UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyebutkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan wajib dimuat dalam kurikulum pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi yang dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Berdasarkan Pasal 3 Keputusan Dirjen Dikti No. 43/Dikti/2006 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi, Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) yang dirancang untuk memberikan pengertian kepada mahasiswa tentang pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antar warga negara serta pendidikan pendahuluan bela negara sebagai bekal agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara. Dalam jurusan Pendidikan Kewarganegaran sendiri, memuat materi mengenai hukum dan politik yang ada dan berkembang. Mahasiswa diajarkan untuk menjadi lebih demokratis, lebih kritis terhadap masalah-masalah yang sedang terjadi baik di dalam maupun di luar negeri.

B. Saat ini Negara Indonesia merupakan negara yang sudah berkembang, sehingga masih banyaknya permasalahan yang terjadi mulai dari ekonomi, politik, social, dll. Masalah ini juga berkaitan sute dengan yang lain sehingga pemerintah terus menyelesaikan masalah yang ada. Ini adalah contoh masalah yang ada di Indonesia :
1. Kemiskinan
Merupakan masalah utama yang melanda Indonesia karena tiap sudut ditemukan pemukiman kumuh, dan adanya 300 juta rakyat miskin yang hidup diindoneisa. Penyebabnya adalah ledakan penduduk yang tidak disertai dengan peningkatan kualitas penduduk
2. Korupsi
Banyaknya para koruptor diIndonesia merupakan suatu masalah yang tak ada henti hentin-hentinya, para koruptor ini sangatlah merugikan Negara dimana uang yang mereka curi adalah uang rakyat yang sudah dibayarkan ke Negara
3. Pengangguran
Tingkat pengangguran sangatlah tinggi, dan kebanyakan adalah lulusan sarjana. Karena kurangnya lapangan kerja menjadikan banyaknya pengangguran
4. Perilaku kosumtif
Dimana tingkat gengsi yang tinggi untuk tidak membeli barang yang tidak cukup penting dan kurangnya kecintaan terhadap produk sendiri

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Pendidikan Kewarganegaraan  ini merupakan pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban warga Negara agar setiap hal yang dilakukan tidak melenceng dari yang diharapkan dan sesuai dengan cita-cita bangsa.
Sehingga pendidikan kewarganegaan ini sangatlah penting untuk dipelajari agar tetap menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patrionalisme yang sudah menjadi darah daging dan untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan yang sudah berjuang, berkorban hanya untuk menjaga dan mempertahankan Negara tercinta kita ini.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.kompasiana.com/rachmaehnoer/mengapa-pendidikan-kewarganegaraan-dipelajari-sampai-di-perguruan-tinggi_54f7ca71a333119a1d8b4a9

http://arummanis-08.blogspot.com/2012/11/peranan-pendidikan-kewarganegaraan-bagi.html

http://reresha.blogspot.co.id/2013/03/tujuan-pendidikan-kewarganegaraan.html

Comments

Popular posts from this blog

No Entri